WALL STREET MENGUAT TIPIS AKIBAT PENURUNAN HARGA MINYAK

23 Agustus 2016, 08.17 WIB


image

Pada perdagangan awal pekan kemarin, Senin (22/8/2016), penutupan bursa saham Wall Street di AS sedikit mengalami pergerakan. Hal ini di pengaruhi oleh penurunan harga minyak yang menekan saham-saham di sektor energi. Namun saham bioteknologi yang mengalami kenaikan mampu menahan penurunan bursa.

Setelah sempat mengalami kenaikan hingga ketingkat tertingginya dalam 2 bulan terakhir pada pekan lalu, harga minyak dunia kembali menurun hingga lebih dari 3%. Harga minyak yang mengalami penurunan disebabkan karena adanya kekhawatiran terhadap meningkatnya ekspor BBM China, selain itu juga pasokan ekspor dari Irak dan Nigeria.

Harga minyak Brent menurun US$1,72/barel atau 3,4% menjadi US$49,16/barel. Sedangkan untuk harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) turun US$1,47/barel atau 3% menjadi 47,05/barel.

Selain itu para investor juga masih menanti pidato Gubernur The Fed yang akan memberikan sinyal mengenai kapan suku bunga acuan akan dinaikan.

Kemarin, pergerakan indeks Dow Jones mengalami penurunan sebesar 23,15 poin atau 0,12% menjadi 18.529,42. Indeks S&P 500 berkurang 1,23 poin atau 0,6% menjadi 2.182,64. Dan indeks Nasdaq menguat 6,23 poin atau 0,12% menjadi 5.244,6.

Sementara untuk saham yang ditransaksikan ada 5,3 miliar atau berada di bawah rata-rata transaksi setiap harinya sebanyak 6,38 miliar lembar saham dalam 20 hari terakhir.