WALL STREET MENURUN AKIBAT TERIMBAS SAHAM ENERGI

02 Agustus 2016, 08.12 WIB


image

Pada perdagangan kemarin, Senin (1/8/2016), bursa saham Wall Street di AS ditutup memburuk. Hal ini disebabkan oleh penurunan saham sektor energi, akibat turunnya harga minyak.

Pada sesi awal perdagangan, pergerakan indeks S&P 500 sempat mengalami kenaikan hingga mencapai rekor tertingginya. Namun setelah itu kembali menurun akibat adanya penurunan harga minyak yang jatuh ke posisi US$40/barel, atau terendah sejak April.

Pada perdagangan kemarin, pergerakan indeks Doe jones mengalami penurunan sebesar 27,73 poin stsu 0,15% menjadi 18.404,51. Indeks S&P 500 menurun 276 poin atau 0,13% menjadi 2.170,84. Dan indeks Nasdaq Composite justru bertambah 22,07 poin atau 0,43% menjjadi 5.148,2.

Selain itu, saham sektor energi seperti Exxon dan Chevron juga mengalami penurunan, masing-masing menurun hingga 3,1% dan 3,3%. Akan tetapi pergerakan saham sektor teknologi masih bisa mengalami kenaikan. Untuk saham Apple meningkat hingga 1,8% dan induk Google (Alphabet) naik 1,2%.

Sementara, saham yang ditransaksikan ada sekitar 6,65 miliar lembar saham. Angka tersebut berada di atas rata-rata transaksi setiap harinya sebanyak 6,6 miliar lembar saham dalam 20 hari terakhir.