USD TERUS STAGNAN DI Rp13.000, RUPIAH BERPOTENSI TERUS MENGUAT

25 Juni 2016, 14.00 WIB


image

Pergerakan dolar AS masih stagnan di sekitar posisi Rp13.000. sejak pekan lalu hingga saat ini, dolar AS bergerak stagnan di posisi Rp13.090. Angka tersebut dinilai masih undervalue. Hal ini membuat pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan akan lebih kuat ke depannya.

Pergerakan rupiah masih undervalue, masih terbuka untuk bergerak lebih kuat.

Walaupun demikian, Kepala Ekonom PT Bank Mandiri Tbk Anton Gunawan mengakui, dana asing yang masuk kedalam negeri masih mengalir deras. Berdasarkan dari catatan Bank Indonesia (BI) sampai dengan 18 Juli 2016, dana asing yang masuk kedalam negeri sudah mencapai Rp110 triliun. Sedangkan pada tahun lalu, secara keseluruhan hanya mencapai Rp55 triliun.

Hal ini masih belum terlepas dari fundamental ekonomi yang dinilai masih baik serta dimulainya program pengampunan pajak atau tax amnesty. Sementara ada juga persepsi positif bagi investor mengenai ekonomi Indonesia yang semakin membaik.

So far capital inflow sedikit lebih banyak dipengaruhi dari tax amnesty namun untuk goverment bond retum-nya masih yang terbesar hingga mengundang masuknya investor asing.

“Dan terutama lagi baik valas baik Indonesia dengan US treasuty ruangnya cukup besar, gap-nya. Dangan kata lain masih menarik,” ucap Anton.