INDEKS DOW JONES NAIK DALAM 8 HARI BERTURUT-TURUT

20 Juni 2016, 08.13 WIB


image

Pada perdagangan kemarin, Selasa (19/7/2016), pergerakan bursa saham Wall Street di AS ditutup bervariasi. Dan indeks Dow Jones ditutup masih mengalami kenaikan untuk 8 hari berturut-turut. Namun dua indeks lainnya ditutup menurun.

Hal tersebut terjadi lantaran adanya kekhawatiran pelaku pasar mengenai turunnya kinerja sejumlah emiten, di tengah perlambatan perekonomian global.

Saham Netflix mengalami penurunan hingga 13,1%, karena kinerja yang kurang memuaskan di kuartal II-2016, membuat indeks S&P 500 dan Nasdaq turun. Sedangkan untuk kenaikan indeks Dow Jones didorong oleh naiknya saham Johnson & Johnson’s.

Selain itu, IMF atau International Monetary Fund melakukan pemangkasan terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk 2 tahun kedepan. Ada ketidakpastian akibat keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jones mengalami kenaikan hingga 25,96 poin atau 0,14% menjadi 18,559,01. Pergerakan indeks ini mencatat rekor barunya dan mengalami kenaikan dalam 8 hari berturut-turut.

Sementara indeks S&P 500 berkurang 3,11 poin atau 0,14% menjadi 2.163,78. Dan indeks Nasdaq menurun 19,41 poin atau 0,38% menjadi 5.036,17.

Saham yang ditransaksikan ada sekitar 5,6 miliar lembar saham. Angka tersebut berada di bawah rata-rata transaksi setiap harinya sebanyak 7,5 miliar lembar saham dalam 20 hari terakhir.