WALL STREET KEMBALI MENURUN 1% LEBIH
18 Mei 2016, 08.18 WIB
Pada perdagangan kemarin, Selasa (17/5/2016), bursa saham Wall Street di AS ditutup memburuk. Para pelaku pasar memperkirakan kenaikan suku bunga acuan kemungkinan baru akan terjadi jelang akhir tahun ini.
Selain itu, akibat adanya kenaikan harga bensin dan sewa rumah, data barang-barang konsumer di AS ini menunjukan kenaikan tinggi di bulan April. Inflasi yang mulai mengalami peningkatan ini memberikan amunisi untuk meningkatkan suku bunga acuan.
Ada sebanyak 58% pelaku pasar di AS memprediksi suku bunga acuan The Fed kemungkinan akan terjadi di bulan November mendatang.
Kemarin, indeks Dow Jones mengalami penurunan sebesar 180,73 poin atau 1,02% menjadi 17.519,98. Indeks S&P 500 menurun 19,45 poin atau 0,94% menjadi 2.047,21. Sedangkan indeks Nasdaq Composite berkurang 59,73 poin atau 1,25% menjadi 4.715,73.
Sementara, saham yang ditransaksikan ada sekitar 7,5 miliar lembar saham. Dan di atas rata-rata transaksi setiap harinya sebanyak 7,2 miliar lembar saham.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B