!DOCTYPE html> SAVE Money Changer
WALL STREET MENURUN

04 Mei 2016, 08.14 WIB


image

Pada perdagangan kemarin, pergerakan bursa saham Wall Street ditutup memburuk. Hal tersebut terjadi akibat adanya pelemahan data ekonomi China dan Eropa, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi global.

Sementara, penurunan juga dialami oleh harga minyak, dan ikut memberikan tekanan pada sejumlah saham sektor energi.

Berdasarkan dari Reuters, Rabu (04/5/2016), Aktivitas di pabrik-pabrik China mengalami penurunan untuk 14 bulan berturut-turut pada bulan April lalu. Lantaran permintaan yang stagnan. Sedangkan di Inggris hasil industri manufaktur menunjukan penurunan ke posisi terendahnya dalam 3 tahun terakhir.

Akibat tingginya produksi di Timur Tengah, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) produksi AS mengalami penurunan hingga 2,5%.

Kemarin, pergerakan indeks Dow Jones mengalami penurunan sebesar 140,25 poin atau 0,78% menjadi 17.750,91. Indeks S&P 500 turun 18,06 poin atau 0,87% menjadi 2.063,37. Dan untuk indeks Nasdaq berkurang 54,37 poin atau 1,13% menjadi 4.763,22.

Sementara, saham yang ditransaksikan ada sekitar 7,8 miliar lembar saham. Angka tersebut di atas rata-rata transaksi setiap harinya sebanyak 7,1 miliar lembar saham dalam 20 hari terakhir.